Judul : Kabar Begal di Sumanding Palsu, Polres Ungkap Fakta Sebenarnya
link : Kabar Begal di Sumanding Palsu, Polres Ungkap Fakta Sebenarnya
Kabar Begal di Sumanding Palsu, Polres Ungkap Fakta Sebenarnya
![]() |
| Pelapor saat dirawat |
Kejadian berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Sumanding, tepatnya di depan Kampus STISIP Kota Banjar. Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, insiden bermula dari keributan di sebuah tempat pangkas rambut yang berada di samping kampus tersebut. Saat itu, terdapat dua orang anak bersama seorang bapak yang diketahui berada dalam pengaruh minuman beralkohol dan memicu kegaduhan hingga mengganggu ketertiban lingkungan sekitar.
Pihak yang berada di lokasi diketahui telah menegur dan meminta mereka untuk menghentikan tindakan yang meresahkan serta meminta agar segera pulang. Namun, upaya pendamaian tersebut justru memicu adu mulut yang kemudian berkembang menjadi perkelahian antar kedua belah pihak.
Sekitar pukul 00.30 WIB, usai kejadian, kedua orang tersebut mendatangi Polsek Banjar dengan mengaku sebagai korban pengeroyokan. Meski dalam kondisi yang masih dipengaruhi alkohol, petugas piket tetap memberikan pelayanan secara humanis dan profesional. Demi menjamin keselamatan dan kondisi kesehatan pelapor, petugas langsung mengantar keduanya ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Petugas juga menyarankan agar keduanya lebih dahulu fokus menjalani pemulihan kesehatan. Hal ini mengingat proses pemeriksaan dan penyampaian keterangan dalam sebuah laporan membutuhkan kondisi yang sadar agar informasi yang diberikan nantinya dapat jelas, lengkap, dan objektif.
Setelah memastikan kondisi pelapor dan proses medis berjalan, tim kepolisian langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan lebih lanjut, mengumpulkan keterangan saksi, serta menggali informasi dari warga sekitar. Hasil investigasi awal di lokasi membuktikan bahwa tidak ditemukan indikasi maupun jejak adanya aksi pembegalan. Fakta di lapangan menunjukkan kejadian murni merupakan perkelahian yang bermula dari keributan antar pihak.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Banjar Bripka Apep Maulana Sidik, menegaskan bahwa pihak kepolisian selalu bertindak berlandaskan fakta hukum dan tetap memberikan pelayanan prima kepada setiap warga masyarakat tanpa memandang kondisi maupun latar belakangnya.
"Kami perlu meluruskan informasi yang beredar di masyarakat, bahwa kabar adanya aksi begal di kawasan Sumanding itu tidak benar atau hoaks. Kejadian yang sebenarnya adalah perkelahian antar pihak akibat adanya keributan, bukan tindakan pembegalan. Meskipun saat melapor mereka dalam kondisi dipengaruhi alkohol, anggota kami tetap melayani, mengantar ke rumah sakit, dan melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," tegas Bripka Apep.
Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Banjar agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan maupun menyebarkan informasi terkait suatu peristiwa sebelum kebenarannya dapat dipastikan. Hal ini penting guna mencegah timbulnya keresahan berlebih dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Kami mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau belum terverifikasi. Selalu pastikan keakuratan berita agar tidak menimbulkan kegaduhan atau keresahan di lingkungan kita," pungkasnya.
ASEP
Demikianlah Artikel Kabar Begal di Sumanding Palsu, Polres Ungkap Fakta Sebenarnya
Anda sekarang membaca artikel Kabar Begal di Sumanding Palsu, Polres Ungkap Fakta Sebenarnya dengan alamat link https://wahkabar.blogspot.com/2026/05/kabar-begal-di-sumanding-palsu-polres.html
