Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan

Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan - Hallo sahabat WAH KABAR, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Aneh, Artikel Artist, Artikel Berita, Artikel Celebrities, Artikel Gossip, Artikel Hari Ini, Artikel Kabar, Artikel News, Artikel Singapore, Artikel Socialita, Artikel Today, Artikel Unik, Artikel Update, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan
link : Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan

Baca juga


Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan

BATAM I KEJORANEWS.COM : Proyek revitalisasi Masjid Agung Raja Hamidah Batam, di Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri, dengan anggaran Rp1,5 miliar melalui APBD Kota Batam di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) akan kembali dilanjutkan. 


Di lapangan alat berat berupa excavator terlihat sedang merapikan gundukan tanah yang berada belakang halaman masjid, tepatnya luar pagar masjid di seberang jalan samping kantor DPRD Batam.


Di sisi depan Masjid tepatnya di pagar jalan terlihat beberapa pekerja sedang melakukan pengecatan pagar Masjid dan perapian cat pagar.


Namun sangat disayangkan pekerjaan yang berproses ini, tidak menunjukkan papan plang proyek sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 70 Tahun 2012, Tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010, Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.


Belum diketahuinya pemenang tender proyek dari anggaran Dinas CKTR ini memunculkan pertanyaan publik.


Ik seorang warga Batam Center, menilai pengerjaan proyek revitalisasi masjid Agung Batam, yang kini bernama Masjid Agung Raja Hamida ini mulai tidak transparan.


" Saya tak tahu bang perusahaan apa yang ngerjakan, karena gak ada plang proyeknya. Abang selaku wartawan seharusnya lebih tahu terkait proyek ini. Saya hanya nilai proyek ini kurang transparan, " ucap Ik yang usai melaksanakan shalat zhuhur di Masjid ini.


Sesuai data dari LPSE proses tender yang dimulai tanggal 16 July 2026 s/d 17 August 2026 telah selesai.


Terkait masalah ini, media ini melakukan konfirmasi ke Dinas CKTR. Namun sayang Kadis CKTR, Azril Apriansyah, ST, MT, meski membaca pertanyaan terkait belum adanya plang proyek dan siapa perusahaan pemenang tender, hanya membaca chat WA tanpa memberikan jawaban pertanyaan.


Red



Demikianlah Artikel Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan

Sekianlah artikel Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pengerjaan Revitalisasi Masjid Agung Raja Hamida Rp1,5 Miliar Dinilai Warga Tidak Transparan dengan alamat link https://wahkabar.blogspot.com/2026/09/pengerjaan-revitalisasi-masjid-agung.html

Subscribe to receive free email updates: