Judul : Pembangunan Jalan Simpang Sei Pancur ke Bagan Rp 17,8 Miliar Lebih Dikomplain Warga
link : Pembangunan Jalan Simpang Sei Pancur ke Bagan Rp 17,8 Miliar Lebih Dikomplain Warga
Pembangunan Jalan Simpang Sei Pancur ke Bagan Rp 17,8 Miliar Lebih Dikomplain Warga
BATAM I KEJORANEWS.COM : Proyek Pembangunan jalan Simpang Sungai Pancur ke Kampung Bagan sepanjang 3,62 kilometer (km) yang dilakukan oleh PT Belantara Karyatama dan konsultan pengawas PT Vitek Pratama Konsultan, disinyalir tidak selesai waktu pengerjaannya yakni 210 kalender atau 7 bulan. Mulai April 2025 hingga November 2025.Dari pantauan di lapangan pihak kontraktor pelaksana hingga saat ini, Minggu 13 September 2026 masih melakukan pengerjaan jalan lajur 2 arah dari simpang Sei Pancur hingga simpang Kampung Bagan tersebut.
Namun uniknya dalam pelaksanaan kontrak tahun 2026 ini, pihak kontraktor tidak memasang plang proyek, sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) No. 70 Tahun 2012, Tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010, Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Yakni proyek pemerintah yang menggunakan anggaran APBD wajib memasang plang proyek.
Di lapangan pihak kontraktor masih masih memasang proyek yang tahun anggaran 2025. Yang bertuliskan:
PEMERINTAH KOTA BATAM
DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KOTA BATAM
Jln. Ir. Sutami Sekupang Batam
PROGRAM : PENYELENGGARAAN JALAN
KEGIATAN : PENYELENGGARAAN JALAN KABUPATEN/KOTA
SUB KEGIATAN : PEMBANGUNAN JALAN
PAKET PEKERJAAN : PEMBANGUNAN JALAN SI MPANG SEI PANCUR –
SIMPANG KAMPUNG BAGAN
NO. KONTRAK : 59/000.3.3/SPJ/PJ/BM/IV/2025
NILAI KONTRAK : 17.863.026.495,00
WAKTU PELAKSANAAN : 210 (DUA RATUS SEPULUH) HARI KALENDER
KONSULTAN PENGAWAS : PT. VITECH PRATAMA KONSULTAN
KONTRAKTOR PELAKSANA : PT. BELANTARA KARYATAMA
Selain tidak adanya plang proyek untuk pengerjaan jalan tahun 2026 tersebut. Pengaspalan jalan ini juga menuai kritik dari warga setempat.
Uni seorang warga Sei Daun, menilai pengerjaan jalan di simpang Sei Daun terjadi keanehan dan ia duga jalan yang dibangun seharusnya lurus, bukan berbelok.
" Saya dan beberapa warga di Sei Daun komplain dengan jalan yang dibangun ini. Jalan yang menurut kami lurus, tiba-tiba berbelok. Padahal jika ada teras rumah warga yang kena pelurusan jalan kan hanya teras yang sedikit, bukan rumahnya yang kena gusur. Ini sekarang malah masyarakat umum yang terkena pembelokan jalan. Jalan jadi bengkok gak lurus. Kami sudah lapor ke lurah dan camat tapi tak ada tanggapan, " ujar Uni kesal.
Terkait 2 masalah, yakni proyek yang tidak papan plang proyek tahun 2026 dan komplain warga ini, awak media yang tergabung di SWI Kepri ini masih menghubungi Dinas BMSDA selaku pemegang anggaran guna konfirmasi.
Red
Demikianlah Artikel Pembangunan Jalan Simpang Sei Pancur ke Bagan Rp 17,8 Miliar Lebih Dikomplain Warga
Anda sekarang membaca artikel Pembangunan Jalan Simpang Sei Pancur ke Bagan Rp 17,8 Miliar Lebih Dikomplain Warga dengan alamat link https://wahkabar.blogspot.com/2026/09/pembangunan-jalan-simpang-sei-pancur-ke.html
